Beranda Metropolitan Dinas UPST DKI Jakarta Dianggap Tidak Profesional

Dinas UPST DKI Jakarta Dianggap Tidak Profesional

413
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Suarapelita.com – Kepala UPST Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Asep Kuswanto terlihat santai ketika dituding tidak profesional pengelolaan TPST Bantar Gebang oleh Komisi 2 DPRD Kota Bekasi yang melakukan sidak ke lokasi tempat pembuangan sampah pada..

Menurut asep,“Upaya perbaikan sarana dan prasarana di TPST Bantar Gebang terus kami lakukan, antara lain perbaikan jalan operasional, perbaikan saluran drainase, penanaman pohon, percepatan operasional pembuangan sampah, normalisasi kali asem dan saluran-saluran disekitar TPST Bantargebang. Jadi kami sangat serius dan profesional dalam mengelola TPST Bantar Gebang,” ujar Asep Kepala UPST Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Jumat (22/9).

Asep menambahkan, selain itu juga pihaknya akan melakukan pemasangan pipa atau penyaluran pipa sumur artesis ke rumah-rumah warga sekitar TPST Bantar Gebang yang meliputi kelurahan Ciketing Udik, Cikiwul dan Kelurahan Sumur Batu.

“Termasuk juga penambahan dana kompensasi yang menyentuh langsung ke warga dan dana kompensasi untuk fisik dan bansos yang turun ke Lembaga Pemberdayaan Masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan yang akan dilaksanakan, sambung dia, antara lain covering landfill, yang saat ini sedang dilakukan proses lelang untuk pengadaan geomembran dan pengadaan tanah merah, selain itu juga perbaikan kolam IPAS. Proses pengelolaan TPST BantarGebang yang baru 1 tahun dilakukan secara swakelola oleh Dinas LH DKI Jakarta.

“Memang perlu perbaikan yg sangat banyak karena pengoperasionalan masa lalu yang bayak meninggalkan permasalahan akan tetapi secara bertahap Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta akan terus melakukan perbaikan – perbaikan terhadap kekurangan-kekurangan tersebut,” terangnya.

Menurut Asep, proses penganggaran mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan memerlukan waktu yang cukup panjang, sehingga membutuhkan waktu yang cukup untuk dapat direalisasikan pelaksanaan kegiatan yang juga harus dilakukan secara cermat dan hati-hati.

“Pada intinya adalah Dinas LH DKI Jakarta terus berupaya untuk dapat memenuhi semua janji-janji seperti yang pernah disampaikan pada saat pengambilalihan TPST Bantargebang dari pengelola lama tahun lalu,” tutupnya. (Nil)