Beranda Ekonomi Jokowi Minta Inovasi Jangan Terlalu Diatur Berlebihan Agar Bisa Berkembang

Jokowi Minta Inovasi Jangan Terlalu Diatur Berlebihan Agar Bisa Berkembang

281
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Suarapelita.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan untuk terus memangkas regulasi-regulasi yang tumpang tindih yang menghambat inovasi masyarakat.

Startup itu jangan dicekik dengan regulasi yang berlebihan. Jangan terlalu diatur, nanti inovasinya justru tidak muncul. Berikan ruang sehingga mereka bisa lebih lincah dan fleksibel untuk berkembang,” tandas Presiden seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu (23/9/2017).

Sementara itu, Menko Perekonomain, Darmin Nasution mengatakan, Pemerintah akan mempercepat implementasi peta jalan sistem perdagangan nasional berbasis elektronik sesuai dengan Paket Kebijakan Ekonomi XIV, kita menargetkan Indonesia menempati posisi pertama se-Asia Tenggara sebagai negara ekonomi digital pada tahun 2020,” ujarnya dalam seminar nasional Indonesia Business and Development Expo (IBD Expo) 2017 di Jakarta (20/09).

Indonesia juga menargetkan pada tahun 2020, nilai e-commerce di Indonesia diprediksi mampu mencapai USD 130 miliar. Untuk itu, pemerintah terus berusaha membangun ekosistem perniagaan yang lebih efisien.

Disamping itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelaskan ada beberapa isu besar yang menjadi fokus pemerintah untuk mendukung perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Pertama, peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM). Kedua, mempermudah dan memperluas akses pendanaan. Ketiga, peningkatan Sistem Logistik Nasional. Selanjutnya adalah insentif perpajakan; perlindungan konsumen; keamanan siber; infrastruktur komunikasi; dan manajemen pelaksana. (Nil)