Beranda Daerah Lima Anggota DPRD Kota Bekasi Asal PDI-P Diduga Terima Gratifikasi Proyek Aspirasi

Lima Anggota DPRD Kota Bekasi Asal PDI-P Diduga Terima Gratifikasi Proyek Aspirasi

356
BERBAGI
alterntif text

Kota Bekasi, Suarapelita.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI-P) Kerawang, Karda Wiranata melayangkan surat kepada Ketua DPC PDI-P Kota Bekasi, Untuk menyikapi ke lima Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dari Fraksi PDI-P. Dalam isi surat tertulis nama Tumay (Ketua DPRD), Renol (Anggota DPRD), Diman (Anggota DPRD), Anim (Anggota DPRD) dan Emi (Anggota DPRD) diminta agar segera mengembalikan uang yang diterimanya sebesar Rp 325. 000.000- (Tiga Ratus Dua Puluh Lima Juta Rupiah). Masalah ini timpul akibat Renol (Anggota DPRD FPDI-P) meminjam uang kepada Karda dengan menjanjikan jaminan berupa proyek aspirasi, namun proyek tersebut hingga kini tidak ada.

Hal itu mendapat tanggapan dari Ketua Aliansi Forum Independent (AFI), Rici Ramdani, menurutnya, diduga kuat kelima Anggota Dewan yang nama nya tertulis, terindikasi menerima “Gratifikasi”,” ujurnya dalam release yang dikirim kpada redaksi, Kamis (28/9/2017)

“Ini sangat tidak wajar, lanjutnya, karena proyek aspirasi di jadikan jaminan untuk meminjam uang dan ini bertentangan dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang menjelaskan mendefinisikan, gratifikasi sebagai pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat atau diskon, komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya,” tuturnya.

Rici mengurai persoalan dengan kajiannya dan ditemukan sesuatu yang ganjil dimana kasus pinjam-meminjam dijaminkan dengan proyek apsiras. Rici pun menyakini ada gratifikasi. Meski pun ini persoalan hutang piutang, sangat lah tidak pantas wakil rakyat mengadaikan hak rakyat,” tegasnya.

Dia pun, meminta kepada lembaga hukum untuk meyelidiki kasus dugaan tersebut sampai tuntas, dirinya mengatakan, jika tidak ada respon dari pihak hukum, Ia (Rici Ramdani) akan mengelar aksi di depan gedung DPRD Kota Bekasi dan gedung Kejaksaan Negri Kota Bekasi.

“Jika apa yang kami sampai kan di media masa tidak di respon dengan serius, makan kami akan demo di depan Kantor DPRD dan Kejaksaan Kota Bekasi, kami menunti agar pihak lebaga hukum untuk menangkap ke lima Anggota Dewan dari Fraksi PDI-P,” ancamnya.