Beranda Hukum Panglima TNI Diserang Isu Tak Sedap, Apakah Bagian Propaganda 200 M Dari...

Panglima TNI Diserang Isu Tak Sedap, Apakah Bagian Propaganda 200 M Dari Sunny?

724
BERBAGI
Panglima TNI, Jenderal TNI. Gatot Nurmantyo
alterntif text

Jakarta, Suarapelita.com – Dunia digital kembali dihebohkan oleh data-data yang mendiskritkan Panglima TNI. Gatot Nurmantyo. Data yang disebar lewat Whats App menyebutkan adanya korupsi yang dilakukan oleh Panglima TNI dan beberapa Jendral di Institusi TNI.

Dalam data tersebut menyebutkan panglima diduga ikut terlibat dalam kasus Pengadaan Amphibious Pontoon,  Dana Abadi Angkatan serta pembangunan Infrastruktur di Natuna.

Selain itu juga data tersebut mengungkap para Jenderal yang memback up Panglima TNI mulai dari Pejabat Mabes TNI hingga para Pangdam.

Namun perlu diketahui, sebelumnya juga beredar kabar percakapan antara Sunny Tanu dan Teten melalui whats upp yang juga cukup menghebohkan. Disebutkan, Sunny dan Teten berkomunikasi soal uang Rp.200 milyar sebagai operasional media sosial untuk hajar Panglima TNI di medsos.

Yang memposting percakapan Sunny dan Teten ini adalah akun Murid Plato‏ @aristoteles_id. Percakapan hasil screenshot antara Sunny dan Teten ini diberi keterangan ‘Sunny kucurkan 200M ke teten | Biaya operasi sosmed menghajar panglima TNI | *beritavalid’.

Berikut percakapan yang discreenshot antara Sunny dan Teten tersebut selengkapnya.

“Malam bro sun. Gmn dana operasional sosmed habisi gatot?”

Malam bro.., gw sdh ksh Mas Teten 200 M.., tggu aja nanti beliau yang atur..,tmksh”.

“tapi kawan” udh pada teriak nih. Tlng kontan teten segera didistribusi ya,”.

Sontak, postingan percakapan Sunny dan teten yang discreenshot tersebut menggegerkan warga net dan mendapat beragam tanggapan.

Pengguna sosoal Twitter bernama Dody setyaji‏ @071_fox menanggapinya dengan jawaban “Ternyata bener dana sosmed itu dari cina-cina dibelakang penista agama dulu yang danain buzzer sosmed itu?,” cuitnya.

Dan akun Kawulo Langit‏ @KawuloLangit Replying to @aristoteles_id menjawab, “bodoh sekali si sunny, 200M hanya utk operasi buzer menghantam panglima. panglima itu bukan ancaman serius, snjata ilegal itu yg ancaman,” cuit dia.

Untuk diketahui, akun Murid Plato‏ @aristoteles_id ini tidak menyebutkan siapa yang dimaksud Sunny Tanu dan teten. Tapi, foto yang terpajang dalam percakapan antara Sunny

Tanu dan Teten yang discreenshot tersebut adalah Sunny Tanuwidjaja, mantan staf pribadi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).‎

Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi dari kedua belah pihak tentang kebenaran informasi tersebut.