Beranda Daerah PRD Akan Menggelar Kampanye Menangkan Pancasila

PRD Akan Menggelar Kampanye Menangkan Pancasila

433
BERBAGI
alterntif text

Sulsel, Suarapelita.com – Partai Rakyat Demokratik (PRD) berencana akan menggelar kampanye menangkan Pancasila. Kegiatan ini bertujuan untuk meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara dan tidak bisa hanya sekedar pengakuan formal dalam dokumen negara.

“Sejak di tetapkan hingga sekarang, Pancasila memang masih dasar negara kita, namun pancasila sebagai dasar negara tidak bisa sekedar pengakuan formal dalam dokumen negara saja,” Demikian di sampaikan Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) Makassar, Zainal Mappatoba, pesan tertulisnya kepada awak media di Jakarta, Senin (09/10)

“Pancasila harus menjadi norma dan filosopi yang menjiwai seluruh kehidupan berbangsa dan bernegara.”tegasnya

Masalahnya sekarang sudahkah pancasila menjadi norma yang menjiwai kehidupan berbangsa dan bernegara? sudahkah Pancasila menjadi norma yang menjiwai para penyelenggara negara?

Jawabnya tidak. Ada beberapa hal yang bisa menjadi fakta hari ini, bagaimana Pancasila mengalami kemunduran :

Pertama, Praktek korupsi semakin menjadi-jadi dikalangan pejabat di eksekutif, legislatif dan yudikatif adalah bentuk nyata pengingkaran Pancasila.

Kedua, Kesenjangan sosial semakin menjadi-jadi, menurut data oxfam kekayaan 4 orang terkaya di Indonesia setara dengan 40% penduduk miskin di negeri ini, ini dengan jelas menampakkan hilangnya keadilan sosial.

Ketiga, Dominasi penguasaan sumber daya alam oleh korporasi dan modal asing membuat bangsa ini gagal memaksimalkan potensi kekayaan alamnya untuk kesejahteraan rakyat.

Keempat, Penggunaan isu dan sentimen rasial yang akhir-akhir ini marak, juga ancaman bagi Pancasila, sekaligus ancaman keutuhan bangsa ini. Padahal pendiri bangsa kita sudah menggali & memikirkan jauh-jauh hari sebelumnya, untuk menyatukan negara yang terdiri dari ribuan pulau, bermacam suku, bahasa, agama dan kepercayaan hanya bisa disatukan dengan ideologi dan falsafah bangsa yang bisa melindungi dan menyatukan cita-cita bersama sebagai suatu bangsa.

Kelima, Demokrasi yang semakin liberal ugal-ugalan saat ini, musyawarah mufakat yang merupakan esensi demokrasi Pancasila semakin ditinggalkan.

“Itulah antara lain, poin-poin yang kami anggap sebagai kemunduran Pancasila, sehingga merasa penting bagi kami untuk terus menggelorakan semangat memenangkan Pancasila,”terang Zainal.

Menurutnya, pancasila harus kembali secara utuh dijadikan pedoman, penuntun arah bagi Bangsa dan negara ini untuk keluar dari segalah persoalan yang sedang dihadapi.

“Karena itu kami dari jaringan nasional posko menangkan Pancasila, akan mendeklarasikan berdirinya Posko menangkan Pancasila Kota Makassar, pada tanggal :10 Oktober 2017. Waktu : pukul.10.00 wita. Bertempat di bawah jembatan Fly Over.“ungkapnya.

Menurut Zainal, Deklarasi ini rencananya akan dihadiri 500 massa perwakilan organisasi-organisasi yang tergabung dalam posko menangkan Pancasila Kota Makassar.(fy)