Beranda Nasional Hasil Survei Indikator Menunjukan Publik Puas Terhadap Kinerja Jokowi-JK

Hasil Survei Indikator Menunjukan Publik Puas Terhadap Kinerja Jokowi-JK

391
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Suarapelita.com – Lembaga kajian Indikator merelease hasil survei yang memperlihatkan bahwa mayoritas publik puas terhadap kinerja tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Survei sendiri dilakukan terhadap 1.220 responden berusia 17 tahun atau sudah menikah di 34 provinsi, pada 17 hingga 24 September 2017, melalui wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

“Dari sisi kinerja, responden yang menyatakan sangat puas sebanyak 7,95 persen, menyatakan puas 60,39 persen, kurang puas 27,23 persen, tidak puas sama sekali 2,26 persen, dan yang tidak menjawab 2,17 persen,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi dalam pemaparan hasil survei di Jakarta, Rabu (11/10/2017)

Ia juga mengatakan tren tingkat kepuasan publik atas kinerja Jokowi pernah anjlok pada Juni 2015 namun kembali naik pada Januari 2016, dan mulai stabil pada Maret 2016 sampai sekarang.

Menurut dia, secara umum tingkat kepuasan publik ini tidak selalu hanya dipengaruhi kinerja, namun bisa juga dipengaruhi oleh identitas ideologi dan lain sebagainya.

Selain itu, ia mengemukakan, tingkat kepuasan tidak selalu mencerminkan pilihan publik terhadap pemimpin bersangkutan.

“Untuk sampai memilih itu, selain kinerja juga turut dipengaruhi faktor hati, faktor partai politik dan lain sebagainya. Ini yang perlu dipahami,” ujarnya.

Namun demikian, menurut dia, berdasarkan survei mayoritas publik yang puas atas kinerja Jokowi salah satunya karena pembangunan infrastruktur yang masif dilakukan pemerintah.

Hal ini sejalan dengan kepercayaan masyarakat bahwa Presiden Jokowi bisa memimpin Indonesia menjadi lebih baik.

“Sebanyak 72,6 persen merasa yakin. Kemudian 22,6 persen merasa tidak yakin dan 4,8 persen menyebut tidak tahu,” kata Burhanuddin.

Dia menyebut kepuasan atas kinerja Jokowi sebagai Presiden mengalami fluktuasi yang cukup besar. Menurutnya ini modal psiko politik yang penting.

“Ini sebuah modal psiko politik penting sebagai dukungan politik pada kepemimpinan nasional, terlepas dari banyaknya masalah yang dihadapi bangsa ini,” demikian Burhanuddin Muhtadi. (Ant)