Beranda Politik Polri Butuh Anggaran 2,6 Triliun Untuk Bentuk Densus Tipikor

Polri Butuh Anggaran 2,6 Triliun Untuk Bentuk Densus Tipikor

384
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Suarapelita.com – Komisi III DPR menggelar rapat kerja bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Salah satu yang dibahas adalah rencana Mabes Polri yang akan membentuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor).

Dalam pemaparannya Kapolri mengungkapkan lembaganya membutuhkan anggaran untuk membentuk Detasemen Khusus (Densus) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polri mencapai sekitar Rp 2,6 triliun.

Tito merinci, anggaran tersebut termasuk untuk belanja pegawai 3.560 personel sekitar Rp 786 miliar, belanja barang sekitar Rp 359 miliar dan belanja modal Rp 1,55 triliun.

“Termasuk pembentukan sistem dan kantor, pengadaan alat-alat untuk lidik, surveillance, penyidikan dan lain-lain. Total semuanya menjadi lebih kurang Rp 2,6 triliun,” tuturnya di gedung DPR Jakarta, Kamis (12/10/2017)

Ia mengatakan, bahwa hal tersebut telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo sekitar dua bulan lalu. Saat itu, Presiden meminta Kapolri memaparkan konsep di rapat terbatas.

Dalam rapat, Tito menjelaskan rencana struktur yang akan dipimpin jenderal bintang dua tersebut, nantinya Densus Tipikor akan dibentuk satgas tipikor kewilayahan.

Satgas tipikor tersebut akan dibagi tiga tipe, yakni tipe A (enam satgas), tipe B (14 satgas) dan tipe C (13 satgas).

“Jumlah kebutuhan personel sebanyak 3.560 personel. Ini bisa kami penuhi dari personel yang ada,” ucap Kapolri. (akurat)