Beranda Nasional BEM Uhamka Gelar Dialog Kebangsaan Untuk Menjaga Kebhinekaan

BEM Uhamka Gelar Dialog Kebangsaan Untuk Menjaga Kebhinekaan

482
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Suarapelita.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (BEM UHAMKA) menggelar dialog kebangsaan yang bertema “Merawat Kebhinekaan dalam bingkai NKRI pada visi nawacita dan trisakti”, Jumat, (20/10/17) dalam rangka memperingati 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK.

Hadir sebagai pembicara Dr. Syaiful Rohim, Mubarok Ahmad dan Ghufron Amirulloh.

Dalam pemaparannya Syaiful Rohim mengungkapkan bangsa Indonesia lahir dari keberagamaan suku, budaya dan agama. Keragamaan itulah yang menjadikan kekuatan kita selama ini bisa bisa menjadi negara kesatuan. Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan rawat secara bersama-sama agar keragaaman itu tetap terjalan dengan aman dan damai.

“Kita patut berbangga dengan pemerintahan yang selalu berupaya agar tidak terjadi gesekan RAS, meskipun dimedia sosial jika kita lihat sangat tajam. Peran mahasiswa dengan kondisi sekarang sangat dibutuhkan agar menjadi garda terdepan dalam merawat kebhinekaan.” ujar Syaiful.

Sementara itu, Gufron Amirullah yang juga Akademisi Uhamka mengatakan dalam hal pendidikan harus progresif, religius dan responsif dengan menumbuhkan karakter relegius, nasionalis, mandiri, gotong royong dan integritas.

Pendidikan karakter bersama dimulai dari keluarga untuk belajar merawat kebhinekaan.
“Generasi Indonesia saat ini menjadi generasi digital yang harus diimbangi dengan progresif relegius, sehingga mampu menjadi jembetan untuk memajukan bangsa,” ucap Gufron.

Ditempat yang sama Mubarak Ahmad mengungkapkan bahwa konsep nawacita dan Trisakti yang digaungkan oleh Jokowi-JK harus diambil baiknya.

“Masyarakat harus mampu menjaga keutuhan walaupun negara harus bubar. Perbedaaan itu adalah alamiah bahwa kita diciptakan memang beraneka ragam namun menjaga ke utuhan harus menjadi nomor satu.” kata Mubarak. (rh)