Beranda Nasional Peringati Sumpah Pemuda, BEM SI Kembali Gelar Aksi di Depan Istana

Peringati Sumpah Pemuda, BEM SI Kembali Gelar Aksi di Depan Istana

497
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Suarapelita.com – Puluhan massa dari Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) kembali mengelar unjuk rasa di depan Istana Negara jalan medan merdeka barat Jakarta, Sabtu (28/10/2017). Aksi meraka dilakukan dalam rangka aksi solidaritas sekaligus Memperingati Hari Sumpah Pemuda dan 3 Tahun Pemerintahan Jokowi – JK.

“Kami dari BEM Seluruh Indonesia menggelar aksi disini untuk aksi soliditas karena dengan adanya penangkapan terhadap 2 Kawan Kami yang sampai saat ini masih di tahan di Polda Metro Jaya,”ujar koordinator aksi Muhammad Rijalul Afif dalam orasinya.

Di tempat yang sama mantan Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia (Korpus BEM SI), Bagus Tito Wibisono juga mengatakan, Mahasiswa dalam aksi kali ini mempunyai payung hukum yang lebih tinggi yaitu Undang – Undang.

“Kita tahu semua bahwa 1928 bahkan sampai kemerdekaan pun semua karena gerakan-gerakan dari Mahasiswa.”ujar Bagus dalam orasinya.

Sementara hari ini kami melihat tindakan-tindakan yang sama, represif terhadap Mahasiswa, mengadu antara polisi dengan Mahasiswa.

“Saya yakin semua ini karena perintah dan turun sampai di tingkat bawah, polisi bukan musuh Kami dan Kami pun juga bukan musuh anda. Jangan mau diperintah untuk diadu kepada mahasiswa.”tegas Bagus.

Dikatakan Bagus, waktu demo yang lalu, kami dari Mahasiswa diancam jangan merekam atas aksi Represif dari Kepolisian. Hal itu kami tahu hati nurani polisi pun juga takut akan perintah atasan apabila ada rekamannya.

Menurut Bagus, rekan kami yang ditahan dikenakan Pasal atas pengrusakan fasilitas umum, fasilitas mana yang rusak. Rekan kami juga dikenakan pasal penghasutan, lalu siapa yang sebenarnya dihasut.

“Kami dihadapi dengan baku hantam yang luar biasa.”tuturnya.

Oleh karena itu, kami minta untuk dibebaskan rekan kami Ihsan dan Ardi, serta dicabut statusnya untuk Wildan dan Panji.(Adrian)