Beranda Nasional Wakil Ketua DPD : Daerah Adalah Pemilik Saham Terbesar NKRI

Wakil Ketua DPD : Daerah Adalah Pemilik Saham Terbesar NKRI

644
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Suarapelita.com – Wakil Ketua DPD RI, dapil Maluku, Nono Sampono mengatakan, tidak ada komponen lain yang lebih berharga selain daerah. Partai politik sekalipun! Bahkan TNI juga. Karena daerah adalah saham yang sangat berharga bagi negara ini.

“Ancaman yang kita hadapi pasca reformasi, menurut Ketua Umum PBNU adalah Fondamentalisme dan Liberalisme. Komunis ada di tengah-tengahnya.”ujar Nono dalam Seminar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung Joang ‘45 Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Ahad (29/10)

Menurutnya, Jangan membawa bangsa Indonesia ini ke dalam titik perbedaan yang ekstrim. Sebab kata dia, Ideologi negara tetap penting untuk menjadi titik wahana temu.

Di ungkapkan Nono bahwa ada negara yang gagal dalam melaksanakan reformasi terhadap dirinya, misalnya Kehancuran Uni Soviet, bukan karena kekuatan militernya tapi kehancuran dari sosial budaya. Politik prestorika dan glasnot yang dicetuskan Mikhael Gorbacev seperti tanpa takaran sehingga menghancurkan negara itu, hingga terpecah-pecah menjadi banyak negara.

“Takaran demokrasi suatu negara juga berbeda-beda. Karena terbentuknya suatu negara latar belakangnya juga berbeda.Takaran demokrasi yang datang kesini adalah kearifan lokal yang menjadi takarannya.”terangnya.

Oleh karena itu, Sumpah Pemuda dapat menjadi semangat persatuan seluruh bangsa Indonesia kita dapat mengutip perkataan Vladimir Putin saat menyelamatkan Rusia dari kehancuran, yaitu membangun solidaritas bangsa, bangkitkan nilai-nilai kebangsaan dan jati diri bangsa, gunakan nilai-nilai moralitas agama untuk memperkokoh moralitas bangsa.

Seperti dikatakan Bung Karno, Suatu bangsa apabila kehilangan jati dirinya, maka bangsa tersebut tidak akan mampu bertahan hidup, bahkan akan punah.

“Pancasila adalah jati diri kita. Pancasila kita tempatkan sebagai posisi kunci untuk membangun bangsa ini, jika bagsa ini tidak carut marut seperti Uni Soviet misalnya.”katanya.(fy)