Beranda Nasional IKA USAKTI Kecam Pengeboman Gereja di Surabaya

IKA USAKTI Kecam Pengeboman Gereja di Surabaya

36
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Suarapelita.com – Selang sehari genap 20 tahun peringatan tragedi Trisakti 12 Mei, Indonesia dikejutkan dengan kejadian pengeboman Gereja di Surabaya. Tepat malam sebelumnya di kampus Universitas Trisakti – Grogol, baru saja dil-akukan malam renungan atas peristiwa yang menggugurkan 4 mahasiswa Trisakti yakni Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Hery Hertanto, dan Hendriawan Sie. Dalam rangkaian acara peringatan yang dihadiri oleh ribuan Alumni, mahasiswa, pihak Universitas dan keluarga Almarhum, antara lain mempertanyakan sudah sampai mana hasil reformasi selama ini.

Hal itu disampiakan oleh Sekjen IKA USAKTI (Ikatan Alumni Universitas Trisakti), Iwan Kurniawan disela rangkaian acara malam renungan 20 tahun Reformasi di Universitas Trisakti – Grogol, dalam rangka Peringatan Tragedi 12 Mei, Jakarta Minggu (13/05).

Ia juga menyatakan bahwa segenap anggota IKA USAKTI sangat mengecam segala tindak kekerasan dan terorisme. Disela perjuangan kami yang belum berhenti, kami sangat terkejut atas peristiwa pengemboman tersebut. Dan kami menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga dan rekan dari korban. Kami berharap pemerintah dapat menyatukan elemen masyarakat agar tidak terhasut dan memperkeruh pertikaian antar bangsa,” jelas iwan.

Menurut kami, diantara fokus agenda pembangunan dan ekonomi, seharusnya Pemerintah juga terus mencanangkan peningkatan semangat kebangsaan dan kerukunan antar umat beragama. Pengawasan keberlangsungan kegiatan beraga-ma untuk seluruh kepercayaan seharusnya dijamin pemerintah. Peningkatan kea-manan dan aparatur jangan reakfif dan temporer ketika sudah ada kejadian seperti ini,” ujarnya.

selain itu, dia juga berharap peristiwa pengeboman yang kejadiannya berdekatan dengan 20 ta-hun Tragedi 12 Mei juga menjadi pengingat bahwa perjuangan reformasi adalah untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk melakukan teror dan ketakutan kepada Bangsa sendiri. Semoga kejadian ini dapat menyatukan seluruh Bangsa Indonesia,” tutupnya.